Kamis, 18 Juli 2013

open casting film mata ketiga

18 Juli 2013
open casting film mata ketiga
Pemeranan Guru pria 30-40 tahun, Kepsek pria 45 tahun,  Om Made 40-50 tahun,krisno 35-50 tahun, ryan 35 - 45 tahun.
Gedung gajah AB, jalan saharjo raya 111 tebet , jaksel
jam 16

Jumat, 05 Juli 2013

astrada skejul

astrada skejul
hub 081806905376

Kamis, 21 Maret 2013

TERAPIS WICARA VISIT HOME

NEED SPEECH THERAPIST VISIT HOME
PLEASE CALL SITI KHASANATUN, AMD. TW 085211078828

Minggu, 03 Juni 2012

sasaran program


Anak-anak dan remaja (SD, SMP, SMA/SMK ) Se- Indonesia

ide penggarapan the last passing


Ide penggarapan dimulai dari perenungan sutradara tentang kekuatan fikiran, bagaimana fikiran menghubungkan benang merah seorang tokoh terhadap masa depannya dari penanaman perbuatan pada masa lalunya.
Seorang tokoh utama dalam kehidupannya niscaya sukses dan bahagia karena suatu resep hukum, bagaimana hubungan antara dirinya dengan alam semesta. Hukum ini dinamakan hukum Low Of Atraction (LOA) Hukum tarik menarik magnet antara manusia dengan alam semesta. Hukum tarik menarik dimana bila manusia berfikir positif, alam semesta akan positif terhadap manusia tersebut. Ini menjadi hal sebuah pemantasan diri manusia menjadi sukses.
Inilah yang menjadi pokok cerita sebuah pesan Film, dimana visualisasi kekuatan fikiran dalam media drama seorang atlet sepak bola remaja terhadap dirinya dan fikiran masa lalu dan masa kekiniannya.

director treatment the last passing


“The Last Passing…” sebuah film inspiring tematik uji motivasi, kekuatan pikiran dan mentalitas kerjasama individu menjadi kerjasama tim. Sebuah filosofi “BERSATU TEGUH” di sebuah klub professional SRIWIJAYA FC menginspirasikan tokoh utama untuk menjadi pribadi yang baik, santun dari masa lalunya yang negatif.
Bagaimana impian seorang remaja yang ingin menjadi pemain sepak bola professional di SRIWIJAYA FC, namun karakter pribadinya yang negatif dalam bersosialisasi dengan lingkungan, Yamaha mendapat pelajaran dengan cederanya kaki kanan.
Pikiran Yamaha diputar kembali ke masa lalu dengan pola screenplay teknik (klinikal hypnotherapy) untuk kembali sembuh dan menjadi manusia baru. Yamaha berdamai dengan masa lalu menjadi pribadi yang baik,santun, menghargai lingkungan sosialnya dengan media bakatnya di sepakbola.
Pola Screenplay teknik adalah pola klinikal hypnotherapy memvisualisasikan masa lalu untuk divisualisasikan si tokoh mencapai apa penyebab si tokoh sakit pada masa lalunya. Bagaimana merefresh kembali mindset si tokoh. Visualisasi masa lalu tokoh akan memainkan editing flash back pola bertutur film dengan pola bertutur audio sastra ala Guritan Tanah Pasemah (Sumatera Selatan) , bagaimana gambaran kerja fikiran si tokoh yang dasyat pada talenta skilll yang melempem menjadi skill yang luarbiasa. Karena kekuatan film ini ada pada kekuatan fikiran penokohan terhadap masalah. Bagaimana Program Kerja Otak mempengaruhi kehidupan si tokoh menemukan kembali bakat yang hilang karena efek bagian dari masa lalu… Inilah luar biasanya “The Last Passing…” memenej kemampuan soft skill generasi muda Indonesia dan internasional.

sinopsis the last passing


SINOPSIS
Yamaha (17 yahun) remaja urban ibukota (asal Sumatera Selatan, keturunan ayah asal Pasemah- Pagaralam, mama asal Palembang). Yamaha mempunyai saudari kandung kembar dampit, yang bernama Senandung Nacita.
Kenapa namanya Yamaha? Karena ketika Lidya hamil, Lidya ngidam agar suaminya memeluk sebuah sepeda motor Yamaha RX King.Kelak Yamaha anak-anak dan remaja memiliki kecepatan berlari dribble bola secepat motor rx king.
Yamaha adalah seorang pelajar  dan atlet sepak bola di SMA METROPOLITAN (Jakarta), Yamaha berbakat dibidang sepak bola. Yamaha masuk dalam tim inti klub sepakbola SMA METROPOLITAN.  Impian Yamaha menjadi pemain profesional di klub kesayangannya SRIWIJAYA FC (Sumatera Selatan).
Karena kehebatannya Yamaha dilapangan hijau, Yamaha lupa diri, karakter dirinya berubah menjadi pribadi keras kepala, meremehkan kawan dan lawan di  setiap pertandingan, bahkan dalam latihan dengan kawan di SMA METROPOLITAN.  Hingga kepribadian Yamaha yang buruk dibenci teman-teman satu tim nya yang merasa tersisih dalam pertandingan.
Hingga suatu hari Yamaha  menekel Ferry teman satu tim sepak bola di SMA METROPOLITAN untuk memperebutkan posisi tim inti di SMA METROPOLITAN buat main di Babak Final LIGA PENDIDIKAN INDONESIA (LIPIO).
Ketika pulang setelah latihan Di SMA METROPOLITAN, Yamaha mengalami  kecelakaan sepeda motor, Motor yang ditunggangi Yamaha dihadang dan dianiaya teman-teman satu tim nya di SMA METROPOLITAN dengan cara menyamar sebagai genk motor. Yamaha mengalami cedera kaki kanan yang mengakibatkan tidak dapat lagi bermain sepak bola. Yamaha mengalami kemunduran mental dan kelemahan pikiran.
Hingga suatu hari Lidya (Mama Yamaha) menelpon Tantawi (mantan suaminya- ayahnya Yamaha) yang mempunyai kakak bernama Uwak Syamsul  yang tinggal di Taman Nasional Way Kambas (Lampung-sumatera). Uwak Syamsul berprofesi sebagai pawang  gajah. Lidya minta tolong pada Uwak Syamsul agar Yamaha  dapat diobati, karena Yamaha mengalami ketergangguan mental, kelemahan pikiran dan stress berat. Sampai akhirnya Yamaha diantar Mama (Lidya), Senandung dan mbak iis berobat ke Way Kambas (Lampung).
Uwak Syamsul mempunyai teman bernama Umar yang dapat menerapi pikiran pasiennya, menjadi kekuatan pikiran. Pak Umar seorang pelatih sepak bola usia dini (Grassroot &Youth level Sekolah Sepak Bola). Pak Umar menerapi Yamaha dengan Terapi pikiran dan Coaching. Selain itu Yamaha belajar bermain dari modeling gajah-gajah yang bermain sepakbola dengan baik.
Filosofi SRIWIJAYA FC “ SUMSEL Bersatu teguh” memberikan keteguhan pada pribadi  Yamaha akan hakikat Filosofi SUMSEL bersatu teguh untuk melangkah meraih mimpi.
Yamaha mendapat hidayah dari reframe gajah yang berlatih sepak bola dengan etika. Terapi Pikiran  mengubah Pola Pikir positif Yamaha dengan memberdayakan kekuatan fikiran. Hingga Yamaha dapat berdamai dengan masa lalunya, mengumpulkan jejak-jejak masa lalunya yang indah dan penuh warna, dapat kembali berprestasi bermain sepak bola di sekolah barunya “ SMA KOTA GAJAH”.
Yamaha ganti balas budi pada Mind Terapis (Pak Umar) dengan mengadakan pelatihan Grassroot& Youth di BINA BOLA “KAMPUNG GAJAH” (setingkat  SEKOLAH SEPAKBOLA atau AKADEMI SEPAKBOLA) binaan Pak Umar.
Yamaha mengadakan festival sepakbola antar anak-anak di desa kampung Gajah. Buat jam terbang anak-anak kampung Gajah dalam sepakbola melalui Sekolah Sepakbola Pak Umar. Kegiatan Yamaha di Grassroot & Youth dan festival sepakbola didengar masyarakat, hingga Yamaha ditawari masuk sekolah di  SMA KOTA GAJAH.
Yamaha akhirnya kembali bersekolah di SMA KOTA GAJAH. SMA KOTA GAJAH mengikuti LIGA PENDIDIKAN INDONESIA (LIPIO),Yamaha kembali menunjukan jati diri menjadi pribadi positif. Yamaha dan kawan-kawan membawa SMA KOTA GAJAH masuk final LIGA PENDIDIKAN INDONESIA.
Di final LIGA PENDIDIKAN INDONESIA, SMA KOTA GAJAH bertemu SMA METROPOLITAN. Berkat assist Yamaha pada rekannya Ponaryo, mengantarkan kemenangan SMA KOTA GAJAH menjadi juara 1 LIGA PENDIDIKAN INDONESIA.
Hingga prestasi Bakat Yamaha ini terpantau pemandu bakat dari SRIWIJAYA FC, Yamaha ditawari bermain di “SRIWIJAYA FC”. Yamaha terhenyak apa yang dicita-citakan dengan pikirannnya masuk Klub Profesional selevel SRIWIJAYA FC menjadi kenyataan, Dream Come True because the power of mind.